Jumat, 06 November 2015

Perkembangan Dunia Fashion



PERKEMBANGAN FASHION EROPA DAN AMERIKA DARI WAKTU KE WAKTU


Manusia sudah mengenal fashion dari berabad-abad lalu. Diawali dengan pakaian-pakaian sederhana yang terbuat dari kulit kayu ataupun kulit binatang. Kemudian seiring dengan perkembangan peradaban manusia, maka cara berpakaian mereka pun semakin berubah dan menjadi lebih baik dan lebih baik lagi dari sebelumnya. Manusia mulai mengenal kain dan menciptakan sebuah baju yang lebih layak dan lebih bisa melindungi mereka dari cuaca.
Masyarakat Eropa dan Amerika adalah masyarakat yang sangat concern dengan perkembangan fashion mereka. Meski pada awalnya fashion Eropa dan Amerika lebih menitikberatkan pada perkembangan baju para laki-laki namun, kedepannya perkembangan fashion wanita ternyata jauh lebih pesat dari yang dibayangkan. Semakin lama fashion wanita menjadi terpengaruh pada image kecantikan yang terjadi pada masa tertentu.


Pada abad XV, citra wanita keibuan menjadi tolok ukur kecantikan, sehingga fashion yang berkembang pada masa itu adalah model gaun yang bertumpuk-tumpuk, dengan garis bulat melingkar tubuh dan menekankan perhatian utama pada dada dan perut, serta di dominasi warna-warna kuat dan terang.
Fashion berkembang pada abad ke XIX, dimana kain bertumpuk-tumpuk dan warna terang mulai ditinggalkan. Wanita pada jaman tersebut akan dikatakan cantik apabila mereka memiliki image rapuh. Maka tumbuhlah fashion yang menggambarkan kerapuhan wanita. Dengan pemilihan kain tipis yang mudah rusak beserta warna-warna pucat, benar-benar menggambarkan kerapuhan wanita yang sesungguhnya.


Ditambah lagi belahan dada yang sangat rendah yang membuat wanita gampang sekali terserang flu pada saat musim dingin.
Sekitar tahun 1830-an munculah fashion yang bermaksud hendak melindungi wanita dari cuaca, maka lahirlah korset pada masa itu. Korset sebagai pakaian yang berfungsi sebagai pakaian dalam wanita memang dapat melindungi wanita dari cuaca, tapi dampaknya, si pemakai akan sangat tersiksa dengan ketatnya korset yang mereka pakai. Korset pun sebenarnya memiliki perkembangannya sendiri, di mulai dari korset yang memiliki penyangga dari besi, hingga kemudian berubah menjadi tulang ikan hiu, namun kesemuanya adalah bahan-bahan yang tidak benar-benar membuat wanita merasa nyaman.

 Wanita cantik pada masa ini masih digambarkan wanita yang lemah dan tidak berdaya, wanita dengan perut yang sangat langsing dengan korset yang menekan, dan wanita yang mudah pingsan untuk menarik perhatian lawan jenisnya. Hal ini juga yang digambarkan Margaret Mitchell pada novel-nya Gone with the Wind. Yang mana sosok wanita cantik dan menarik perhatian adalah wanita yang lemah dan tidak berdaya.
Namun sebenarnya tidak semuanya, itu hanya penggambaran sosok wanita Amerika awal abad ke-20 yang tinggal di Amerika bagian Selatan. Sementara untuk para wanita Amerika yang tinggal pada Amerika bagian Utara tidak memiliki streotipe seperti demikian. Hal ini dikarenakan kultur Amerika Utara yang mana masyarakatnya adalah masyarakat pekerja, begitu pula dengan para wanitanya. Hal ini terlihat pada penggambaran karakter pada novel Little House on the Prairie, karya Laura Ingalls Wilder. Di sini digambarkan bahwa para wanitanya cukup mengenakan baju kerja seadanya dan hanya menggunakan baju-baju indah yang dirasa perlu hanya pada saat moment-moment tertentu.
 Masa-masa ini adalah masa pada awal abad ke-20, wanita sudah mulai mengeksplorasi dan membebaskan gaya berpakaian mereka, tapi korset masih belum bisa ditinggalkan. Masa ini disebut masa ‘Belle Epoque’ (atau yang biasa disebut Perancis), menitikberatkan pada siluet S-Bend atau menonjolkan dada dan pinggulnya, dan masih dihiasi payet-payet serta renda-renda di sekitar bajunya, sehingga masih terkesan boros dan tidak praktis.
Memasuki tahun 1920-an, fashion sudah mulai memihak pada wanita, korset-korset mulai ditinggalkan, sementara potongan baju sudah berubah menjadi longgar dan tidak menyiksa, celana panjang pun mulai dikenakan yang diawali dengan celana panjang berbentuk kulot. Wanita tidak perlu lagi merasa tersiksa dengan baju ketat dan berat mereka.

http://english4ublogspot.blogspot.com/2011/04/perkembangan-fashion-eropa-dan-amerika.html
Berbicara mengenai Perkembangan Trend Fashion di Indonesia, tidak terlepas dari nama-nama desainer atau perancang busana dan peristiwa yang terjadi pada masa perkembangan dunia fashion Indonesia.
 Secara historis, sejak 700-1000 SM, tekstil dan kain telah didokumentasikan sebagai salah satu produk penting yang dipertukarkan atau diperdagangkan antara bangsa-bangsa dan kerajaan di Asia Tenggara. Sebagai contoh, Kerajaan Sriwijaya (Palembang) memperdagangkan sumber daya alamnya untuk untuk ditukar dengan sutra dan gerabah dari Cina, dan dengan India, mereka menukarkannya untuk kapas.

Definisi Tren Fashion
Definisi Fashion adalah setiap mode pakaian atau perhiasan yang populer selama waktu tertentu atau pada tempat tertentu. Istilah fashion sering digunakan dalam arti positif, sebagai sinonim untuk glamour, keindahan dan gaya atau style yang terus mengalamai perubahan dari satu periode ke periode berikutnya, dari generasi ke generasi. Juga berfungsi sebagai refleksi dari status sosial dan ekonomi, fungsi yang menjelaskan popularitas banyak gaya sepanjang sejarah kostum. Fashion atau mode semakin menjadi industri yang menguntungkan di dunia Internasional sebagai akibat dari munculnya rumah-rumah mode terkenal di dunia dan majalah fashion.
Trend dan musim fashion sebagian besar didorong oleh perancang busana yang membuat dan menghasilkan artikel pakaian. Dalam hal ini istilah Bisnis Fashion akan digunakan dalam arti bisnis yang berhubungan dengan pakaian modis atau pakaian sebagai industri kreatif yang diciptakan dan diproduksi oleh perancang busana. Tidak ada yang menyangkal bahwa karya perancang busana memiliki kontribusi besar untuk industri garmen, karena saat ini para pengusaha garmen akan perlu menggunakan keahlian para desainer 'untuk selalu up to date agar tidak ketinggalan dengan trend fashion dunia.







Pada tahun 2000-an nama-nama baru lebih memperkaya daftar panjang desainer berbakat Indonesia yang memiliki karakteristik tersendiri dan gaya independen seperti Adrian Gan, Obin, Kiata Kwanda, Sally Koeswanto, Tri Handoko dan Irsan. Sementara yang lain membuat desain gaya barat, Edward Hutabarat dan Anne Avantie mendedikasikan kreasi mereka dengan mendesign kostum tradisional "Blus Kebaya" dengan sentuhan modern. Sehingga membuat busana tradisional Indonesia terlahir kembali dan dicintai oleh kalangan muda sehingga mereka lebih menghargai seni tradisional.
Demikian Rangkuman Sejarah Perkembangan Dunia Fashion di Indonesia dengan nama-nama Fashion Desainer yang terlibat didalamnya. Semoga dapat menjadikan inspirasi bagi perkembangan dunia fashion yang lebih maju.


Saat ini Flapper Dress kembali in, terbukti dari fashion beberapa artis yang tertangkap kamera menggunakan Flapper dress.

Rabu, 04 November 2015

macam-macam kerah baju

Macam-macam bentuk kerah baju


Salah satu bagian dari busana adalah kerah yang kerap sekali kita melihatnya.  Kerah adalah  bagian  dari sebuah   pakaian, yaitu bentuk bagian terpisah untuk menyelesaikan garis leher. Bentuk kerah ada bermacam-macam,antara lain:
1.       Kerah Rebah
 yaitu kerah yang merebah dan  menempel pada badan yang berbentuk bulat. biasanya Sering dipakai pada pakaian anak.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjdA6vybkHsLawd6QKb_ttsKG53kJ6yDkoHjltKc28lfkpSbZEbd6pqWmg5JzmrvNZJwcmZv5hL-MJtnbXoxXV84XxL7lBUzILQnfPVxBYjgQimGJDx8OQ2o1W5ZWTgUGEflROb5rVoWh9a/s200/rebah.jpg

2.       Kerah Chinese
 merupakan kerah tegak tapi sering disebut juga dengan kerah china atau kerah shanghai

3.       Kerah Kemeja
 Kerah ini banyak digunakan untuk busana kemeja, blus atau seragam.
       

4.      Notched
kerah berdiri yang sempit, biasa digunakan  untuk jas laki-laki.



5.       Kerah rever
kerah bentuk setali dengan garis penutup melampaui tengah muka.     
   


6.       Scarf collarr
 kerah yang dibentuk dari kain persegi panjang atau segitiga yang dililitkan pada leher.



7.      Turtle  neck
 adalah kerah dengan   bentuk tinggi seperti kerah sweater
 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgLPkZXQr3wtTS21GwqLF155xF8Md6vgwYxqfP3t3ZgQ2klTb0eSUNLKB_yU-tDhSd6lAf1JM1nQSvER_QA9dBPXypsDY_Yb98FS8g88vYGFhMoBkM0xUR6o0ib6lh6aYILGhY9yxHQye-Z/s200/kturtle.jpg